Dalambahasa Arab pembahasan mengenai morfem dan kombinasinya ini masuk pada pembahasan ilmu sharaf dan tasrifnya. Hal tersebut sesuai dengan apa yang diungkapkan Al-Ghalayaini (1978: 8) yang mana beliau memaparkan definisi ilmu al-sharf sebagai ilmu yang mengkaji akar kata untuk mengetahui bentuk-bentuk kata Arab dengan segala hal-ihwalnya di CaraMenyatakan "Aku Cinta Kamu" dalam Bahasa Arab itu memiliki banyak sekali variasi, tergantung tujuannya untuk siapa. Bentuk kata ini merupakan bentuk dari mudzakar. 2. Ungkapan Cinta Kepada Seorang Perempuan (Wanita Tunggal) Ketika ingin mengungkapkan rasa cinta atau sayang kepada seorang wanita, maka ucapannya adalah sebagai Dalamtata bahasa Arab, kalimah fi'il adalah suatu kata yang menyatakan atas perkerjaan atau perbuatan (verba). Sedangkan al-amr (الأمر) merupakan bentuk mashdar dari fi'il amara-ya'muru (أَمَرَ-يَأْمُرُ) yang berarti perintah, suruhan, atau titah. Dalam QS. Al-Baqarah ayat 67, Allah Swt telah berfirman: PengertianTata Bahasa Arab. Dalam tata bahasa Arab, "kata" dibagi ke dalam tiga golongan besar: 1. ISIM ( اِسْم ) atau "kata benda". Contoh: مَسْجِد (= masjid) 2. FI'IL ( فِعْل ) atau "kata kerja". Contoh: أُصَلِّيْ (= saya shalat) 3. HARF ( حَرْف ) atau "kata tugas". Contoh: فِيْ (= di, dalam) Tetapidalam pemakaian bahasa Indonesia kita menjumpai bentuk bersaing pada dua kata yang berbeda arti, yaitu kata mengaji dan mengkaji. Kata mengaji dalam bahasa Indonesia berarti membaca Al-Qur'an atau belajar membaca tulisan arab. Sedangkan kata mengkaji dalam bahasa Indonesia berarti memeriksa, meneliti, mendalami. 8. NamaNama Bentuk Dalam Bahasa Arab | Kita mengenal banyak bentuk yang ada kaitannya dalam kehidupan sehari-hari misalnya bentuk segi empat, lonjong dan lain-lain, baik yang berkaitan dengan peralatan belajar, memasak dan lain-lain. FZJR. Kosakata Bahasa Arab Secara umum bentuk kosakata dalam bahasa Arab terbagi dua yang pertama kosakata yang dapat mengalami perubahan yakni kata yang diambil dari kata yang lain antara keduanya terdapat hubungan makna meskipun lafalnya berubah seperti kata مكتب, حاكم yang berasal dari كتب, حكم, dan sebagainya. Yang kedua adalah kosakata yang tidak berubah yaitu kosakata sejak semula sudah mempunyai bentuk dan tidak diambil dari kata-kata lain, misalnya kata شجر, شمس dan sejenisnya.[1] Kata-kata yang mengalami perubahan bentuk tidak hanya berubah pada bentuknya saja tetapi berubah dengan makna dan pengertianya, misalny kata فاتحdanمفتوح , kata pertama berarti pembuka atau penakhluk, sedangkan kata yang kedua berarti terbuka atau tertakhlukan, cara membentuk kedua kata isim fa’il dan isim maf’ul yang mana tergolong dalam kata kerja tsulasi mujarad adalah dengan mengikuti wazan فاعل-مفعول [2 Kata-kata yang berasal dari kata kerja lebih dari tiga huruf ثلاثي مزيد bentuk isim fa’il dan isim maf’ulnya hanya dibedakan dengan harokat kasrah pada huruf sebelum akhir untuk bentuk isim fa’il dan harakat fathah untuk isim maf’ul seprti kata مطالب jika di baca muthalib berarti bentul isim fai’il yang artiny penuntut, tetapi bila dibaca مطلاب , berarti pembaca menginginkan bentuk maf’ul yang artinya yang di tuntut.[3] Sartinah Hardjono dalam bukunya psikologi belajar mengajar bahasa asing mengemukakan bahwa dari semua aspek bahasa asing yang harus dikusai siswa dalam proses belajar mengajar, bahwa bahasa asing adalah aspek kosakata yang dianggap paling penting[4]. Dengan adanya penguasaan bahasa yang memiliki fungsi untuk berkomunikasi dengan baik, maka seorang pelajar bahasa harus manguasai kosakata, karena kosakata akan banyak membantu siswa dalam belajar. - [1] Sukamta, Bahasa Arab, Jogjakarta Pokja Akademik UIN Suka, 2005, h. 91 [2] Sayyid Ahmad Al Hasyimi, al Qowa’id al Asasiyah Li al Lugah al Arabiyyah, Beirut Dar Al Khotob Al Ilmiyah, 2007 dan 241 [3] Sukamta, Bahasa Arab, Jogjakarta Pokja Akademik UIN Suka, 2005, h. 239 dan 241 [4] Sartina Hardjono, Psikologi Belajar Mengajar Bahasa Asing, Jakarta DEPDIKBUD, 1988 Sunday, 13 December 2015 Bentuk-bentuk dalam Bahasa Arab الأشكال Setiap benda tentunya memiliki bentuk, pada kesempatan ini kita akan belajar bersama mengenai bentuk-betuk dalam bahasa arab. اْلأَشْكَــالُ اْلمـُفْرَدَاتُ مُرَبَّعٌ Bujur sangkar مُثَلَّثٌ segitiga مُسْتَطِيْلٌ Persegi panjang مُنْحَنٍ melengkung مُسْتَدِيْرٌ lingkaran مُسْتَقِيْمٌ lurus أُسْطُوَانِىٌّ silinder مُكَعَّبٌ kubus خِزَانَةٌ lemari بَيْتٌ rumah طَرِيْقٌ jalan مَدِيْنَةٌ kota بَيْضَةٌ telur مَائِدَةٌ meja makan قَارُوْرَةٌ botol صُحُوْنٌ piring-piring غِطَاءٌ tutup جَبَلٌ ج جِبَالٌ gunung الْمُحَادَثَةُ مَا شَكْلُ الْمَنْدِيْلِ ؟ شَكْلُ الْمَنْدِيْلِ مُرَبَّعٌ Apa bentuk sapu tangan? Bentuknya bujursangkar وَ مَا شَكْلُ الْبَيْضَةِ ؟ شَكْلُ الْبَيْضَةِ بَيْضِىٌّ Dan apa bentuk telur? bentuk telur oval لَكَ كُرَةٌ، مَا شَكْلُ اْلكُرَةِ ؟ شَكْلُهَا مُكَوَّرٌ Kamu laki-laki memiliki bola, apa bentuk bola? bentuknya bulat لِإِنْدُوْنِيْسِيَّا لِوَاءٌ، مَا شَكْلُ اللِّوَاءِ ؟ شَكْلُهُ مُسْتَطِيْلٌ Indonesia memiliki bendera, apa bentuk bendera? Bentuknya persegi panjang فِى إِنْدُوْنِيْسِيَّا جِبَالٌ كَثِيْرَةٌ ، مَا شَكْلُ الْجَبَلِ ؟ شَكْلُ الْجَبَلِ مَخْرُوْطٌ Di Indonesia ada gunung yang banyak, apa bentuk gunung? Bentuknya kerucut. Baca juga Kosakata Bahasa Arab danBahasa Inggris Kata Benda Di Ruang Makan اْلقِرَاءَةُ لِى بَيْتٌ فِى الْمَدِيْنَةِ، فِى الْمَدِيْنَةِ طَرِيْقٌ مُسْتَقِيْمٌ فِى بَيْتِىْ خِزَانَةٌ عَلَيْهاَ قَارُوْرَةٌ أُسْطُوَانِيَّةُ الشَّكْلِ، غِطَاءُهَا مُسْتَدِيْرٌ، جَانِبَ الخِزَانَةِ مَائِدَةٌ، عَلَى اْلمَائِدَةِ صَحْنٌ مُسْتَدِيْرٌ، عَلَيْهِ بُرْتُقَالٌ كُرَوِىٌّ. عَلَى اْلمَائِدَةِ أَيْضًا صَحْنٌ بَيْضِىٌّ عَلَيْهِ بَيْضَةٌ Saya mempunyai rumah di kota, di kota ada jalan yang lurus. Di rumahku ada lemari dia atasnya ada kaleng berbentuk silinder, tutupnya berbentuk lingkaran, Di samping lemari ada meja makan. Di atas meja makan ada piring berbentuk lingkaran dia atasnya ada jerukyang bulat. Di atas meja juga ada piring oval, di atasnya ada telur. Ketika menyatakan bentuk’ suatu benda dalam Bahasa Arab, tidak terlepas dari materi mubtada’ khobar atau na’at man’ut Seperti contoh untuk menyatakan sifat’ dalam penggunaan mubtada’ khobar adalah الطَّرِيْقُ مُسْتَقِيْمٌ, yang artinya jalan itu lurus’, dan بَيْضَةُ بَيْضِيَّةٌ yang memiliki arti telur itu oval’ الطَّرِيْقُ sebagai mubtada’ dan مُسْتَقِيْمٌ sebagai khobar. الْبَيْضَةُ sebagai mubtada’ dan بَيْضِيَّةٌ sebagai khobar Sedangkan contoh penyebutan sifat’ dalam bentuk na’at man’ut adalah الطَّرِيْقُ اْلـمُسْتَقِيْمُ, yang artinya jalan yang lurus, الطَّرِيْقُ sebagai man’ut yang diikuti اْلـمُسْتَقِيْمُ sebagai na’at yang mengikuti Atau pada contoh الْبَيْضَةُ اْلبَيْضِيَّةٌ, yang artinya telur yang oval الْبَيْضَةُ sebagai man’ut yang diikuti اْلبَيْضِيَّةٌ sebagai na’at yang mengikuti Sama seperti materi tentang warna’, jika menyebutkan kata شَكْلُ di depan benda yang akan disifati bentuknya, maka jika benda tersebut mudzakkar, untuk menyatakan bentuk’ juga dalam mudzakkar, jika kita menyebutkan kata شَكْلُ di depan benda muannats, maka nantinya, kata yang digunakan untuk menyatakan bentuk’ masih tetap dalam bentuk mudzakkar. Contoh jika kata شَكْلُ berada di depan benda ayang akan disifati bentuknya’ dan bendanya adalah mudzakkar شَكْلُ الْمَنْدِيْلِ مُرَبَّعٌ. Kita tahu bahwa kata الْمَنْدِيْلُ adalah mudzakkar, kata bentuk’nya juga dalam bentuk mudzakkar, yaitu مُرَبَّعٌ. Contoh jika kata شَكْلُ berada di depan benda ayang akan disifati bentuknya’ dan bendanya adalah muannats شَكْلُ الْبَيْضَةِ بَيْضِىٌّ Kita tahu bahwa kata الْبَيْضَةُ adalah muannats, kata bentuk’nya tetap dalam bentuk mudzakkar, yaitu بَيْضِىٌّ. Akan tetapi jika kita tidak menyebutkan kata شَكْلُ di depan benda yang akan disifati bentuknya, dan kita taru kata شَكْلُ tersebut di belakang kata bendanya, maka untuk menyatakan bentuk’nya menyesuaikan dengan kata bendanya, apak itu mudzakkar ataukah muannats. Contoh الْمَنْدِيْلُ مُرَبَّعٌ, yang artinya sapu tangan itu berbentuk bujur sangkar; الْمَنْدِيْلُ dalam bentuk mudzakkar dan مُرَبَّعٌ juga dalam bentuk mudzakkar الْبَيْضَةُ بَيْضِيَّةٌ, yang artinya telur itu berbentuk oval; الْبَيْضَةُ dalam bentuk muannats dan بَيْضِيَّةٌ juga dalam bentuk muannats Baca juga Bilangan 11 sampai 20 untukmudzakkar laki-laki dalam Bahasa Arab 15 Bentuk’ untuk mudzakkar; tidak menggunakan ta’ marbuthoh di belakangnya, dan untuk muannats; menggunakan ta’ marbuthoh di belakangnya. Demikian pembahasan tentang bagaimana jika kita ingin menyatakan bentuk’ suatu benda dalam Bahasa Arab beserta kaidah tata bahasanya. Semoga dimudahkan…selamat belajar…Baca juga Ayat-ayat ruqyah syar’iyyah Sahabat pecinta bahasa Arab, kali ini Admin akan membagikan Kosakata Bahasa Arab Tentang Bentuk, bentuk dalam bahasa Arab adalah شكل Syaklun. Kosakata macam macam bentuk dalam bahasa Arab ini menjadi kosakata yang perlu dihafalkan bagi para pelajar bahasa Arab, karena nama nama bentuk sering kali kita jumpai dalam pelajaran sekolah. Apalagi sahabat yang sehari-hari belajar matematika di sekolah pasti tahu mengenai bentuk-bentuk yang sangat banyak, nah sahabat mesti juga mengenal bentuk dalam bahasa Arab, baik mengenai bentuk bulat dalam bahasa arab, bentuk geometri dalam bahasa arab dsb. yang begitu banyak. Nah, Admin akan paparkan Mufrodat Bentuk dalam bahasa Arab. Semoga perbendaharaan kosakata kita bertambah setiap harinya khususnya tentang kosakata nama bentuk dalam bahasa Arab. Berikut di bawah ini Kosakata Bahasa Arab tentang Bentuk dan artinya Arti Cara Baca Arab No. Bentuk Syaklun شَكْلٌ 1. Segitiga Mutsallatsun مُثَلَّثٌ 2. Segitiga lancip Mutsallatsun haaddun مُثَلَّثٌ حَادٌّ 3. Segitiga siku-siku Mutsallatsu qaaimiz zawiyyah مُثَلَّثُ قَائِمِ الزَّاوِيَّةِ 4. Segitiga bermuda Mutsallats barmuudaa مُثَلَّث برْمُوْدَا 5. Segitiga emas Mutsallatsun dzahabiyyun مُثَلَّثٌ ذَهَبِيٌّ 6. Segitiga sama kaki Mutsallatsun mutasaawiy as-saaqain مُثَلَّثٌ مُتَسَاوِي السَّاقَينِ 7. Segitiga sama sisi Mutsallatsun mutasaawiy al-adhlaa’i مُثَلَّثٌ مُتَسَاوِي الأَضْلَاعِ 8. Segitiga sebangun Mutsallatsaatun mutawaaziyaatun مُثَلَّثَاتٌ مُتَوَازِيَةٌ 9. Segi empat Murobba’un مُرَبَّعٌ 10. Segi Lima, pentagon Mukhammasun مُخَمَّسٌ 11. Segi enam, heksagon Musaddasun مُسَدَّسٌ 12. Segi enam teratur Musaddasun muntadhzimun مُسَدَّسٌ مُنْتَظِمٌ 13. Segi enam sembarangan, trapesium Syibhun Munharifun شِبْهٌ مُنْحَرِفٌ 14. Segi tujuh, heptagon Subaa’iyyun سُبَاعِيٌّ 15. Segi delapan, oktagonal Mutsammanun مُثَمَّنٌ 16. Kubus Muka’abun مُكَعَّبٌ 17. Kerucut Makhruuthun مَخْرُوْطٌ 18. Persegi panjang Mustathiilun مُسْتَطِيْلٌ 19. Jajaran genjang Syabhun mu’ayyanun شَبْهٌ مُعَيَّنٌ 20. Bangun segi tiga, piramidal Haromiyyun هَرَمِيٌّ 21. Belah ketupat Mu’ayyanun مُعَيَّنٌ 22. Kotak, persegi empat Murobba’un مُرَبَّعٌ 23. Kotak-kotak Tarbii’atun تَرْبِيْعَةٌ 24. Bujur sangkar Murobba’un مُرَبَّعٌ 25. Lingkaran, bundar Mustadiirun مُسْتَدِيْرٌ 26. Bulat, berbentuk bola Kurowiyyun كُرَوِيٌّ 27. Oval, lonjong, bulat telur Baidhowiyyun بَيْضَوِيٌّ 28. Gepeng Mufarthahun, mufalthakhun مُفَرْطَحٌ، مُفَلْطَخٌ 29. Silinder Usthuwaanatun أُسْطُوَانَةٌ 30. Trapesium Syibhun minharifun شِبْهٌ مِنْحَرِفٌ 31. Lurus Mustaqiimun مُسْتَقِيْمٌ 32. Bengkok, melengkung A’waj أعْوَج 33. Kurva Munhanan مُنْحَنًى 34. Garis lurus Khoththun mustaqiimun خَطٌّ مُسْتَقِيْمٌ 35. Bentuk datar Syaklun musaththahun شَكْلٌ مُسَطَّحٌ 36. Demikian uraian mengenal macam-macam bentuk dalam bahasa arab, semoga bermanfaat.

bentuk bentuk dalam bahasa arab